Berikut adalah kaleidoskop peristiwa penting di Indonesia sepanjang tahun 2006, dengan satu peristiwa utama setiap bulannya:
Bulan | Peristiwa Penting |
---|---|
Januari | Tragedi KM Senopati Nusantara (30 Desember 2006, diumumkan Januari 2007) – Kapal penumpang tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk, menewaskan ratusan orang. |
Februari | Gempa bumi di Sulawesi Tengah (24 Februari 2006) – Gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang Palu dan sekitarnya, menyebabkan kerusakan besar. |
Maret | Pemerintah mulai menerapkan kebijakan konversi minyak tanah ke gas LPG, sebagai bagian dari program efisiensi energi nasional. |
April | Banjir besar melanda Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan ribuan orang mengungsi serta memicu perdebatan tentang tata kota dan drainase ibu kota. |
Mei | Gempa bumi Yogyakarta (27 Mei 2006) – Gempa berkekuatan 6,3 SR mengguncang DIY dan Jawa Tengah, menewaskan lebih dari 5.700 orang dan menyebabkan ribuan rumah hancur. Selengkapnya |
Juni | Kasus Lumpur Lapindo di Sidoarjo semakin parah, dengan lumpur panas terus menyembur dan menenggelamkan permukiman warga. Selengkapnya |
Juli | Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Solo (7 Juli 2006) – Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan transportasi di Indonesia. |
Agustus | Pemerintah dan GAM mengumumkan kemajuan dalam pelaksanaan perdamaian Aceh, dengan disahkannya UU Pemerintahan Aceh yang memperkuat otonomi daerah. |
September | Kasus flu burung merebak di Indonesia, dengan peningkatan jumlah korban akibat virus H5N1 yang menyerang unggas dan manusia. |
Oktober | Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim di Nairobi, menegaskan perannya dalam isu lingkungan global. |
November | Kenaikan harga bahan pokok akibat dampak bencana dan kebijakan ekonomi, menyebabkan gelombang protes dari masyarakat. |
Desember | Banjir besar di Sumatra dan Jawa terjadi akibat curah hujan tinggi, menambah beban pemerintah dalam penanganan bencana. |
Tahun 2006 menjadi tahun penuh bencana bagi Indonesia, dengan Gempa Yogyakarta, Lumpur Lapindo, dan banjir besar sebagai tantangan utama. Selain itu, konversi minyak tanah ke gas LPG serta kemajuan perdamaian di Aceh menjadi momen penting dalam kebijakan nasional.